Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Januari 2010

Indonesia sudah tertinggal, bahkan jauh tertinggal

Juli 2007 lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat memberikan pengarahan di hadapan para peneliti dan undangan di Balai Sidang Gedung Dewan Riset Nasional pada kunjungan kerjanya di kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Serpong, Tangerang, Banten. Dia mengatakan, di bidang riset dan teknologi, Indonesia ketinggalan jauh dibandingkan dengan negara lainnya yang dulunya berada sejajar, bahkan di belakang Indonesia.

Presiden melanjutkan, "Mari ubah paradigma kita. Jangan melakukan pekerjaan dengan fokus yang itu-itu saja. Mari kita coba pahami kompleksitas dunia dengan kekuatan akal dan kemampuan kita sehingga nantinya ada inovasi dan pengembangan lebih lanjut dari bidang riset dan teknologi kita."


Tapi kenyataanya sekarang, Indonesia semakin jauh tertinggal.
Dimana titik permasalahan dari semua ini? Padahal Indonesia memiliki kekayaan yang "Luar Biasa".

Apa yang salah dari Indonesia?
Permasalahannya hanya satu yaitu (Pemerintah Rakyat dan Indonesia). Terlalu banyak waktu sia-sia hanya untuk masalah kecil yang dibesar-besarkan dan memakan waktu yang cukup lama serta memakan biaya yang besar, padahal di luar sana masih banyak pekerjaan yang lebih penting.

Ada apa dengan Indonesia?
Mungkinkah ada dalang dari semua ini yang mungkin ingin menghancurkan Indonesia? Masalahnya, orang yang menjadi sasaran permasalahan adalah orang yang sangat berperan dan memberikan kontribusi besar untuk Indonesia, seperti BJ Habiebie yang mendapat pengakuan luar negeri karena kepintarannya (Indonesia seolah tidak membutuhkannya, tetapi negara maju Jerman malah merekrut dia untuk perkembangan negaranya). berikutnya Antasari Azhar adalah orang yang menurut saya lumayan berhasil memberantas korupsi (terkait kasus pembunuhan Nasrudin). Selanjutnya Sri Mulyani adalah orang yang mendapat penghargaan Asian Finance Minister of The Year dari Emerging Market, dan Finance Minister Of The Year dari Euro Money. dan banyak lagi yang lainnya.

. : : PLISSSS SELAMATKAN INDONESIA DARI KETERPURUKAN : : .


SELANJUTNYA DI SINI...>>>

Sabtu, 27 Desember 2008

Blog dapat meningkatkan kualitas pendidikan

Dalam upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan, salah satu caranya adalah dengan mendayagunakan teknologi komunikasi dan informasi di kampus. Berbagai penelitian baik di dalam maupun di luar negeri menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan ajar yang dikemas dalam bentuk media berbasis TIK, dapat meningkatkan kualitas pendidikan, tidak terkecuali blog. Semenjak generasi teknologi ke-tiga datang ke Indonesia, yaitu generasi e-learning, kesadaran akan proses belajar mengajar dengan menggunakan media berbasis TIK semakin besar. Hal ini juga terjadi di dunia perkuliahan kita yaitu teknologi pendidikan UNJ, yang kini hendak beralih ke cara belajar yaitu ’blended learning’ yang merupakan gabungan antara cara belajar offline dan online. Offline berupa tatap-muka di kelas oleh pengajar, sedangkan online berupa chatting, forum diskusi, dan postingan pada blog pada http://tpers.net.

Namun demikian, penerapan ’blended learning’ melalui http://tpers.net di jurusan teknologi pendidikan belum sepenuhnya dapat dilaksanakan, mengingat masih banyaknya para mahasiswa yang belum memahami apa itu blog, cara membuatnya, baik itu penggunaan navigasi, maupun hal lain diluarnya yang turut mendukung jalannya interaksi antarpengguna di blog tersebut. Oleh karena itu, selain perlu ditumbuhkan kesadaran pada mahasiswa akan pentingnya media blog sebagai sarana pembelajaran, dibutuhkan keaktifan para mahasiswa untuk menulis buah pikirannya pada blog yang dibuatnya sendiri ataupun melalui blog komunitas seperti halnya tpers.net untuk para mahasiswa teknologi pendidikan.
Sebagai langkah nyata dari keinginan tersebut di atas, mahasiswa teknologi pendidikan melalui himpunan mahasiswa teknologi pendidikan menyusun rancangan pelatihan ‘Membuat Blog Sederhana’ untuk mahasiswa Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta.
SELANJUTNYA DI SINI...>>>